Dampak Pola Asuh Otoriter dan Konflik Emosional Anak pada Perilaku Bullying
DOI:
https://doi.org/10.37985/global.v2i2.61Keywords:
konflik emosional anak, perilaku bullying, pola asuh otoriterAbstract
Pola asuh otoriter yang ditandai dengan kontrol tinggi dan hukuman fisik menciptakan lingkungan yang penuh tekanan bagi anak, yang dapat memicu konflik emosional dan berkontribusi pada perilaku agresif termasuk bullying. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara pola asuh otoriter, konflik emosional anak, dan perilaku bullying dengan menggali pengaruh pola asuh otoriter terhadap konflik emosional anak serta bagaimana konflik tersebut berkontribusi pada perilaku bullying. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, di mana penulis mengumpulkan dan menganalisis berbagai penelitian terdahulu yang relevan dengan topik ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan otoriter cenderung lebih agresif. Pola asuh otoriter memiliki hubungan signifikan dengan peningkatan konflik emosional pada anak, yang kemudian berkontribusi pada perilaku bullying, baik sebagai pelaku maupun korban bullying. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola asuh otoriter merupakan faktor utama yang memicu perilaku bullying, sehingga penting bagi orang tua untuk menerapkan pola asuh yang lebih demokratis, mendukung komunikasi terbuka, dan memperhatikan kebutuhan emosional anak untuk mencegah perilaku bullying serta membantu anak tumbuh menjadi individu yang sehat secara emosional dan sosial.
Downloads
References
Akbar, M. I. I., & Fatah, M. Z. (2022). Hubungan pola asuh otoriter orang tua dengan perilaku bullying pada remaja, Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 12(4), 863–870.
Ardiana, N. (2018). Tekanan teman sebaya sebagai moderator pada pengaruh keberfungsian keluarga terhadap perilaku.
Enda, A. K. (2017). Pola asuh otoriter dalam mendidik anak di keluarga di GKS Kambajawa: Jurnal Shanan, 1(1), 109–135.
Fakriyatur, A., & Damayanti, A. K. (2018). Hubungan antara pola asuh orang tua otoriter dengan temper tantrum pada anak usia prasekolah: Psikovidya, 22(2), 144–163.
Irmayanti, N. (2016). Pola asuh otoriter, self-esteem, dan perilaku bullying: Jurnal Penelitian Psikologi, 7(1), 20–35.
Korua, S. F., Kanine, E., & Bidjuni, H. (2015). Hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku bullying pada remaja SMK Negeri 1 Manado: Jurnal keperawatan, 3(2).
Ningrum, S. D., & Soeharto, T. N. E. D. (2015). Hubungan pola asuh otoriter orang tua dengan bullying di sekolah pada siswa SMP, Indigenous: Jurnal Ilmiah Psikologi, 13(1).
Novianty, A. (2017). Pengaruh pola asuh otoriter terhadap kecerdasan emosi pada remaja madya: Jurnal Psikologi, 9(1).
Novrian, A. (2017). Hubungan Antara Fungsi Keluarga Dengan Kecenderungan Perilaku Bullying Pada Remaja Muslim Kelas IX SMP Negeri 3 Palembang. Skripsi. Uin Raden Fatah Palembang.
Puspita, V. D., & Kustanti, E. R. (2019). Hubungan antara Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Perundungan pada Siswa SMP PL Domenico Savio Semarang. Empati, 7(4), 252–259.
Wardani, L. K., & Fajriansyah. (2017). Perilaku Bullying Mahasiswa Kesehatan. Journal Of Nursing Practice, 1(1), 17–23.
Ramahardhila, D. (2022). PENGARUH POLA ASUH OTORITER TERHADAP PERILAKU CYBERBULLYING: Survei pada Remaja SMA Negeri di Kota Bogor, (Doctoral dissertation, Universitas Pendidikan Indonesia).
Ratnawati, D. (2020). Hubungan Fungsi Keluarga dan Peran Teman Sebaya dengan Perilaku Bullying pada Remaja di SMAN 5 Depok: Bali Medika Jurnal, 7(2), 234-244.
Syukri, M. (2020). Hubungan Pola Asuh dengan Perilaku Bullying pada Remaja SMP Negeri 19 Kota Jambi: Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 20(1), 243-246.
Taib, B., D. M., Ummah, & Bun, Y. (2020). Analisis pola asuh otoriter orang tua terhadap perkembangan moral anak: Jurnal Ilmiah Cahaya Paud, 2(2), 128–137.
Wardani, L. K., & Fajriansyah. (2017). Perilaku Bullying Mahasiswa Kesehatan. Journal Of Nursing Practice, 1(1), 17–23.
Wati, R. (2020). Perkembangan sosial emosional anak usia dasar di lingkungan keluarga. Palapa, 8(2), 369-382.
Downloads
Published
License
Copyright (c) 2025 Almalia Shofa, Yani Achdiani, Lia Shafira Arlianty

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors' Retention of Copyright
Authors retain the copyright of their original work published in Global: Jurnal Ilmiah Multidisiplin. By submitting their manuscript to the journal, authors grant Global: Jurnal Ilmiah Multidisiplin a non-exclusive license to publish the work under the CC BY-NC-SA 4.0 International License. This means that others are permitted to:
- Share and adapt the work for non-commercial purposes, provided proper attribution is given to the original authors and source.
- Create derivative works based on the original article, as long as the new work is non-commercial and under the same CC BY-NC-SA 4.0 International License.
Non-Commercial Usage
The CC BY-NC-SA 4.0 International License restricts commercial use of the published work and its derivatives. Commercial use includes generating revenue, financial gain, or any form of commercial exploitation. This limitation aims to preserve the scholarly and educational nature of the content.
ShareAlike Requirement
If you remix, adapt, or build upon the work, you must distribute your contributions under the same CC BY-NC-SA 4.0 International License as the original work. This "ShareAlike" requirement ensures that any new works based on the original content adhere to the same non-commercial, share-alike principles.
Usage, Attribution, and Citations
Authors and readers are allowed to:
- Share and distribute the published article in any medium or format.
- Adapt, remix, transform, and build upon the article for non-commercial purposes.
- Provide appropriate attribution to the original authors and the journal.
When using content from Global: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, proper attribution must be provided through citation of the original source and authors.
Copyright Infringement and Ethical Considerations
If you believe that any material published in Global: Jurnal Ilmiah Multidisiplin infringes upon your copyright or the copyright of someone you represent, please contact the editorial team promptly. The journal is committed to addressing copyright concerns in accordance with established ethical guidelines set forth by the Committee on Publication Ethics (COPE).
For any questions or inquiries related to copyright and licensing, please contact the editorial team at global@mardi.id



