Strategi Membangun Intimacy dalam Komunikasi Keluarga melalui Love Language

Authors

  • Salsa Aulia Ramadanti Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Universitas Pendidikan Indonesia , Indonesia
  • Dr. Yani Achdiani, M.Si. Dosen Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Universitas Pendidikan Indonesia , Indonesia
  • Sarah Nurul Fatimah, M.Tr.Sos. Dosen Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Universitas Pendidikan Indonesia , Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37985/global.v2i2.105

Abstract

Komunikasi dalam keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun kedekatan emosional dan keharmonisan antaranggota. Namun, komunikasi yang tidak efektif sering kali menimbulkan jarak emosional dan kesalahpahaman. Salah satu pendekatan strategis yang dapat digunakan untuk memperkuat intimacy dalam keluarga adalah dengan mengenali dan menerapkan love language atau bahasa cinta. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana strategi membangun kedekatan emosional dalam komunikasi keluarga dapat dilakukan melalui pemahaman dan penerapan love language. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai referensi ilmiah terkait komunikasi keluarga, intimacy, dan teori five love languages yang dikembangkan oleh Gary Chapman. Hasil telaah menunjukkan bahwa penerapan love language yang sesuai dapat meningkatkan kelekatan emosional, mengurangi konflik, dan memperkuat hubungan interpersonal dalam keluarga. Strategi ini mencakup identifikasi bahasa cinta dominan masing-masing anggota keluarga dan penerapannya dalam interaksi sehari-hari. Dengan demikian, pengenalan dan penggunaan love language dapat menjadi pendekatan praktis untuk membangun komunikasi yang lebih intim, empatik, dan harmonis dalam keluarga.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

27-02-2026

Issue

Section

Articles

Categories

How to Cite

Strategi Membangun Intimacy dalam Komunikasi Keluarga melalui Love Language (S. A. . Ramadanti, Y. Achdiani, & S. N. Fatimah , Trans.). (2026). Global: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(2), 51-60. https://doi.org/10.37985/global.v2i2.105

Most read articles by the same author(s)