Stimulasi Melatih Perkembangan Bahasa Anak melalui Metode Bercerita
DOI:
https://doi.org/10.37985/c6847t66Keywords:
Stimulasi, Perkembangan Bahasa, Anak Usia Dini, Bercerita, Metode BerceritaAbstract
Melalui cerita, anak-anak dapat belajar mengkomunikasikan diri dengan lebih baik, mengembangkan keterampilan kognitif dan sosial, serta menstimulasi imajinasi mereka. Oleh karena itu, implementasi metode bercerita harus diutamakan sebagai sarana pembelajaran dalam pendidikan anak sejak usia dini dan harus dioptimalkan untuk memastikan perkembangan bahasa anak yang optimal. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber tertulis yang relevan, seperti buku, artikel, dan jurnal. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengidentifikasi keterkaitan antara penggunaan metode bercerita dengan peningkatan kemampuan berbahasa anak usia dini. Berdasarkan hasil studi, disimpulkan bahwa metode bercerita memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan anak dalam mendengarkan, berbicara, dan memahami bahasa. Bercerita juga memberi anak kesempatan untuk mengasah penggunaan bahasa dalam situasi yang memiliki makna, mendukung perkembangan kognitif dan sosial anak-anak. Oleh karena itu, penggunaan cerita sebagai alat pembelajaran dalam PAUD harus diutamakan dan dioptimalkan. Kerjasama antara guru dan orang tua menjadi sangat penting untuk membangun fondasi yang kuat untuk kemajuan bahasa anak. Dengan memberikan stimulasi bahasa yang tepat, baik melalui cerita, pembicaraan, atau kegiatan lainnya, anak-anak dapat mengembangkan keterampilan bahasa mereka secara lebih efektif.
Downloads
References
Amalia, E. R. (2019). Meningkatkan perkembangan bahasa Anak Usia Dini dengan metode bercerita.
Azhari, S. (2021). Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini Melalui Metode Bercerita Di Lembaga Paud Meraje Gune. WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(2), 181-197.
Azizah, S. M. (2021). Pengembangan Bahasa Anak Usia Dini Melalui Metode Role Playing.
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584), 2(1), 17-24.
Bruner, J. S. (2009). Actual minds, possible worlds. Harvard university press.
Dickinson, D. K., & Tabors, P. O. (2001). Beginning literacy with language: Young children learning at home and school. Paul H. Brookes Publishing Co..
Fadlan, A. (2019). Efektivitas metode bercerita dalam perkembangan bahasa anak. SMART KIDS: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 28-37.
Fatwikiningsih, N. (2014). Peningkatan kemampuan berbahasa melalui metode berkomunikasi dengan gambar pada anak dengan ciri gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas. Psychological Journal: Science and Practice, 2(3), 226-242.
Fono, Y. M., Ita, E., & Mere, V. O. (2023). Stimulasi Kemampuan Bahasa Anak Usia 4-6 Tahun melalui Pola Asuh Orang Tua. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4305-4315.
Fox, C. (1993). At the very edge of the forest: The influence of literature on storytelling by children. (No Title).
Hartati, S., Damayanti, E., Rusdi, M., Patiung, D., Piaud, P., & Alauddin Makassar, U.
(2021). Peran Metode Bercerita Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini. Jurnal PG-PAUD Trunojoyo: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 8(2), 74-86.
Herawati, N. H., & Katoningsih, S. (2023). Kemampuan Bahasa Anak Usia Prasekolah.
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1685-1695.
Isbell, R., Sobol, J., Lindauer, L., & Lowrance, A. (2004). The effects of storytelling and story reading on the oral language complexity and story comprehension of young children.
Early childhood education journal, 32, 157-163.
Khairani, N., Siregar, R., & Lubis, J. N. (2023). Penerapan metode bermain peran dalam meningkatkan perkembangan bahasa anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5942-5952.
Marwah, M. (2022). Stimulasi Kemampuan Bercerita Anak Usia Dini Melalui Media Boneka Tangan. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 34-42.
Ogemi, P. L., & Suryana, D. (2021). Mengembangkan kemampuan berbahasa anak usia dini melalui metode bercerita. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 9554-9559.
Putra, A. Y., Yudiernawati, A., & Maemunah, N. (2018). Pengaruh pemberian stimulasi oleh orang tua terhadap perkembangan bahasa pada anak usia Toddler di PAUD Asparaga Malang. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 3(1).
Sumiati, N. K., & Tirtayani, L. A. (2021). Pemanfaatan Buku Cerita Bergambar Digital Berbasis Audio Visual terhadap Stimulasi Kemampuan Empati Anak Usia Dini.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 9(2), 220-230.
Syamsiyah, N., & Hardiyana, A. (2021). Implementasi Metode Bercerita sebagai Alternatif Meningkatkan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 1197-1211.
Tika, D. D. (2021). Permainan Bahasa Untuk Stimulasi Kemampuan Bahasa Reseptif Anak Usia Dini. Tematik, 7(1), 1-7.
Triningsih, R. W., Aryani, H. R., & Mutoharoh, Q. (2022). Musik Sebagai Stimulasi Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia Dini: Literature Review. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 11(1), 1-15.
Ulfah, D., & Umiasih, E. (2021). Stimulasi Keterampilan Bahasa Reseptif Anak Melalui Kegiatan Mendengarkan Cerita Di Tk Miftahul Ulum Pandawangi Malang. Tematik, 7(2), 62-70.
Vygotsky, L. S., & Cole, M. (1978). Mind in society: Development of higher psychological processes. Harvard university press.
Wells, G. (1986). The meaning makers: Children learning language and using language to learn. Heinemann Educational Books Inc., 70 Court St., Portsmouth, NH 03801.
Zulfitria, Z., Rahmatunnisa, S., & Khanza, M. (2021). Penggunaan metode bercerita dalam pengembangan kemampuan kognitif pada anak usia dini. Yaa Bunayya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 53-60.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors' Retention of Copyright
Authors retain the copyright of their original work published in Global: Jurnal Ilmiah Multidisiplin. By submitting their manuscript to the journal, authors grant Global: Jurnal Ilmiah Multidisiplin a non-exclusive license to publish the work under the CC BY-NC-SA 4.0 International License. This means that others are permitted to:
- Share and adapt the work for non-commercial purposes, provided proper attribution is given to the original authors and source.
- Create derivative works based on the original article, as long as the new work is non-commercial and under the same CC BY-NC-SA 4.0 International License.
Non-Commercial Usage
The CC BY-NC-SA 4.0 International License restricts commercial use of the published work and its derivatives. Commercial use includes generating revenue, financial gain, or any form of commercial exploitation. This limitation aims to preserve the scholarly and educational nature of the content.
ShareAlike Requirement
If you remix, adapt, or build upon the work, you must distribute your contributions under the same CC BY-NC-SA 4.0 International License as the original work. This "ShareAlike" requirement ensures that any new works based on the original content adhere to the same non-commercial, share-alike principles.
Usage, Attribution, and Citations
Authors and readers are allowed to:
- Share and distribute the published article in any medium or format.
- Adapt, remix, transform, and build upon the article for non-commercial purposes.
- Provide appropriate attribution to the original authors and the journal.
When using content from Global: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, proper attribution must be provided through citation of the original source and authors.
Copyright Infringement and Ethical Considerations
If you believe that any material published in Global: Jurnal Ilmiah Multidisiplin infringes upon your copyright or the copyright of someone you represent, please contact the editorial team promptly. The journal is committed to addressing copyright concerns in accordance with established ethical guidelines set forth by the Committee on Publication Ethics (COPE).
For any questions or inquiries related to copyright and licensing, please contact the editorial team at global@mardi.id



